Berita  

Proyek Besar Rehabilitas / Renovasi Gedung Kantor Bupati Melawi Mulai Dikerjakan, Penerapan K3 Jadi Sorotan!!

Oplus_131072
banner 468x60

MELAWI Kalbar,Kalbar.wartaNewstv.com—

Proyek renovasi gedung Kantor Bupati Melawi mulai dikerjakan. Proyek dengan nilai kontrak sebesar **Rp19.289.144.024,00** tersebut dilaksanakan oleh **PT Nairuz Syifa Mumtaza**, dengan masa kontrak selama **145 hari kalender,dengan kontrak : 600.1.15.2./002/78/EP-01KZ34DT44XXQA7E0SDK7ECBHN/PPK.PERKIMTAN/2026 yang bersumber dana APBD Kabupaten Melawi tahun anggaran 2026*.Seiring dimulainya pekerjaan,aktivitas pembangunan dan renovasi mulai terlihat di area gedung Kantor Bupati Melawi. Sejumlah pekerja telah melakukan aktivitas pekerjaan sesuai tahapan proyek yang sedang berjalan.

Namun, pelaksanaan proyek tersebut turut mendapat perhatian dari sisi **Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)**. Berdasarkan pantauan Kalbar.wartaNews.com di lapangan,
Rabu,16/09/26.Terdapat para pekerja yang diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap ketika melaksanakan aktivitas pekerjaan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat pekerjaan konstruksi memiliki berbagai potensi risiko kecelakaan kerja.Penggunaan perlengkapan K3 seperti helm keselamatan, rompi, sepatu keselamatan, sarung tangan, serta APD lainnya sesuai jenis pekerjaan merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan para pekerja.

Penerapan K3 bukan hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga membutuhkan pengawasan dari pihak pelaksana dan penanggung jawab proyek. Karena itu, pihak kontraktor diharapkan memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlengkapan keselamatan yang sesuai serta mematuhi prosedur K3 selama berada di area pekerjaan.

Dengan nilai kontrak yang mencapai sekitar **Rp19,29 miliar** dengan masa pelaksanaan **145 hari kalender**, masyarakat tentu berharap proyek renovasi gedung Kantor Bupati Melawi dapat terlaksana secara optimal, transparan, tepat waktu, serta memenuhi standar mutu dan keselamatan kerja.

Selain aspek keselamatan, pengawasan terhadap proyek juga penting untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, jadwal, serta ketentuan yang tercantum dalam kontrak.

Terkait dugaan belum optimalnya penggunaan APD di lokasi proyek, pihak **PT Nairuz Syifa Mumtaza** selaku kontraktor diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai penerapan standar K3, termasuk langkah pengawasan dan upaya memastikan seluruh pekerja menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan.

Informasi mengenai kondisi K3 dalam pemberitaan tersebut merupakan temuan lansung /pantauan dilapangan yang masih memerlukan, konfirmasi dari pihak pelaksana proyek dan pihak terkait.(Musa)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *