DPMD Kabupaten Melawi Gelar Sosialisasi, Peran BPD Dalam Penyusunan RKPDes dan APBDes Ketua PABPDSI Provinsi Kalbar, Zulvan Abdul Chair : Upaya Meningkatkan Pemahaman Kapasitas BPD Dalam Menjalankan Tupoksinya !!

Oplus_0
banner 468x60

 

Melawi Kalbar,Kalbar.wartaNewstv.com —

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), dan sosialisasi mengenai peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2027, difasilitasi oleh pengurus daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Melawi, dilaksanakan di hotel Rajawali Nanga Pinoh Kabupaten Melawi
Sabtu,28/08/26.

Kepada awak media Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawartan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Kalbar Zulvan Abdul Chair, menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, khususnya dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan desa.

Ia juga menyampaikan melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kedudukan serta peran strategis BPD dalam memastikan proses penyusunan RKPDes dan APBDes berjalan secara partisipatif, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Melawi, melalui Lungguk Manurung,S.Sos.,M.A.P, Analis Kebijakan Ahli Muda menyampaikan, BPD memiliki posisi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.BPD tidak hanya berperan dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam pembahasan dan penyepakatan berbagai kebijakan desa”,ucapnya
Kepada awak media.

“Ia juga menambahkan melalui Bimtek ini, kami berharap anggota BPD semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga dapat berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam penyusunan RKPDes dan APBDes Tahun 2027,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sinergi antara pemerintah desa dan BPD sangat diperlukan agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Penyusunan RKPDes dan APBDes Tahun 2027 diharapkan dapat dilakukan secara tepat sasaran dengan memperhatikan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan desa. Karena itu, keterlibatan BPD dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.

Kegiatan Bimtek diikuti oleh sejumlah peserta anggota BPD dari seluruh desa yang ada di Kabupate Melawi. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait berbagai persoalan yang dihadapi BPD dalam pelaksanaan tugasnya di masing-masing desa.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa berharap seluruh BPD mampu menjalankan fungsi kelembagaannya secara optimal dan turut mendorong terciptanya perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(Musa)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *