Putussibau Kalbar,Kalbar.wartanewstv.com– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, Babinsa Kodim 1206/Putussibau bersama tim kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya mencegah penyebaran penyakit chikungunya melalui kegiatan pengasapan (fogging) serta pemberian edukasi kepada masyarakat di Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Sabtu,17/10/26.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1206-06/Psu Desa Kedamin Darat, Koptu David Wahyu turut mendampingi tim kesehatan Puskesmas Putussibau Selatan melaksanakan fogging di lingkungan permukiman warga sebagai salah satu langkah pengendalian nyamuk Aedes yang menjadi perantara penularan virus chikungunya.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga sekaligus bentuk sinergi antara TNI dan instansi kesehatan pemerintah daerah dalam mengantisipasi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.
Selain melaksanakan fogging, petugas kesehatan bersama Babinsa juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai gejala penyakit chikungunya, seperti demam mendadak, nyeri sendi, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, hingga munculnya ruam pada kulit. Masyarakat diimbau agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala tersebut.
Kegiatan sosialisasi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan langkah 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Masyarakat juga diajak untuk rutin membersihkan lingkungan rumah, menghindari genangan air, serta melakukan langkah perlindungan diri dari gigitan nyamuk. Hal tersebut penting karena fogging hanya membantu mengurangi populasi nyamuk dewasa dan tidak dapat menggantikan upaya pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.
Melalui pendampingan ini, Koptu David Wahyu P. turut mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak menganggap remeh ancaman penyakit chikungunya. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tempat tinggal tetap bersih, sehat, dan terbebas dari tempat perkembangbiakan nyamuk.
Sementara itu, Dandim 1206/Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han., terus mendorong peran aktif para Babinsa dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, termasuk mendukung program pemerintah daerah di bidang kesehatan.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan masyarakat menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit TNI diharapkan dapat memberikan rasa aman, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta membantu kelancaran pelaksanaan program kesehatan di wilayah binaan.
Melalui kerja sama yang solid antara Kodim 1206/Putussibau, Puskesmas Putussibau Selatan, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan penyebaran penyakit chikungunya dapat berjalan secara optimal.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, TNI hadir untuk membantu masyarakat, karena kesehatan rakyat merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera.











