Berita  

Beberapa Sopir Truk TBS Keluhkan Lelahnya Antrean 3 Hari di PKS PT SDK Batu Buil, Pihak PKS Sebut : Banyak Pabrik-Pabrik Lain Tutup

banner 468x60

*Melawi Kalbar,Kalbar.wartanewstv.com* – Sejumlah sopir truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengeluhkan lamanya waktu antrean di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SDK Batu Buil Kecamaatan Belimbing. Para sopir mengaku harus menunggu hingga tiga hari untuk mendapatkan giliran bongkar muatan.

Lamanya antrean tersebut dikeluhkan karena membuat para sopir kelelahan, menguras tenaga, serta menambah beban operasional selama menunggu giliran. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu jadwal pengangkutan buah sawit dari kebun menuju pabrik.

Menurut keluhan para sopir, waktu tunggu yang mencapai tiga hari menjadi persoalan serius, terutama bagi mereka yang harus mengejar jadwal pengangkutan berikutnya.Selain kehilangan waktu kerja, para sopir juga harus menghadapi ketidakpastian kapan muatan mereka dapat dibongkar”,ucap
Salah seorang Sopir truk d area PKS Batu Buil
kepada
Wartawan
Rabu,14/10/26

Sementara itu, saat dikomfirmasi Wartawan, pihak PKS SDK Batu Buil menyebutkan tempat kami aman, panjangnya antrean terjadi karena banyak pabrik kelapa sawit lainnya sedang tutup. Kondisi tersebut diduga menyebabkan pengiriman buah sawit terkonsentrasi ke pabrik yang masih beroperasi, sehingga volume kendaraan yang masuk meningkat”,ucapnya.

Situasi ini memperlihatkan adanya persoalan dalam kelancaran distribusi TBS ketika sejumlah pabrik tidak beroperasi secara bersamaan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pihak pengangkut, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran rantai pasok kelapa sawit di wilayah tersebut.

Para sopir berharap adanya solusi agar antrean dapat dikendalikan dan proses bongkar muatan berjalan lebih cepat. Mereka juga mengharapkan pengaturan antrean yang lebih tertib serta informasi yang jelas mengenai perkiraan waktu bongkar, sehingga waktu tunggu tidak semakin memberatkan.

Di sisi lain, kondisi banyaknya pabrik yang tutup menjadi tantangan tersendiri bagi PKS yang masih beroperasi. Karena itu, diperlukan koordinasi antara pengelola pabrik, pemasok, dan pihak terkait untuk mencari langkah yang dapat mengurangi penumpukan kendaraan.

Hingga persoalan ini mendapat penanganan, para sopir berharap keluhan mereka dapat menjadi perhatian agar aktivitas pengangkutan sawit berjalan lebih lancar dan waktu tunggu di PKS SDK Batu Buil tidak terus berlarut-larut.(red)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *