*Sintang Kalbar,Kalbar.wartanewstv.com* — Naik pangkat bukan sekadar bertambahnya satu tingkat tanda pangkat di pundak. Di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat tanggung jawab yang semakin besar untuk menjaga kehormatan,meningkatkan profesionalisme dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Pesan itu disampaikan Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., saat memimpin Acara Laporan Korps dan Pelantikan Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama periode 1 Oktober 2026 Korem 121/Abw, di Lapangan Upacara Makorem 121/Abw, Sintang, Kalimantan Barat,
Kamis, (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan dihadiri para Kasi Korem 121/Abw, para Dan/Ka Balak Aju Korem 121/Abw, serta para Perwira, Bintara dan Tamtama Korem 121/Abw.
Di hadapan para prajurit, Kasrem 121/Abw menyampaikan, ucapan selamat kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Ia menegaskan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, pengabdian dan prestasi yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas.
“Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda pangkat, tetapi merupakan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, pengabdian serta prestasi yang telah ditunjukkan, sekaligus merupakan amanah dan tanggung jawab yang semakin besar,” tegasnya.
Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki mengingatkan, bertambahnya pangkat harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pribadi dan profesionalisme. Setiap prajurit dituntut mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab serta sikap yang semakin matang dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
Khusus kepada para Perwira, Kasrem berpesan agar kenaikan pangkat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan serta mampu menjadi teladan bagi anggota.
“Semakin tinggi pangkat dan jabatan, maka semakin besar pula tuntutan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan. Jadilah Perwira yang berintegritas, tegas, rendah hati, menjadi teladan, serta mampu memberikan solusi bagi satuan dan anggotanya,” ujarnya.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan perintah, tetapi juga harus mampu memberikan contoh, membangun komunikasi dan menghadirkan solusi dalam menghadapi berbagai persoalan di satuan.
Selain peningkatan kualitas individu, Kasrem juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas. Kekompakan seluruh personel menjadi salah satu modal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan.
“Tingkatkan terus profesionalisme keprajuritan, soliditas dan sinergitas, serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Kasrem berharap, momentum kenaikan pangkat tersebut tidak berhenti sebagai sebuah seremoni, tetapi benar-benar menjadi titik awal untuk menghadirkan perubahan positif dalam pelaksanaan tugas. Pangkat baru harus diikuti dengan semangat baru, disiplin yang semakin kuat dan tanggung jawab yang semakin tinggi.
Dengan demikian, kenaikan pangkat tidak hanya menjadi kebanggaan bagi prajurit dan keluarga, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga nama baik satuan dan TNI AD, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
*Naik pangkat berarti naik tanggung jawab. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan keteladanan dan pengabdian terbaik.*(red)











